Jumat, 20 Januari 2012

KRISTEN MENUDUH-MUSLIM MENJAWAB 16

++ Yesus sendiri dengan tegas mengatakan : "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan- Ku tidak akan  berlalu." , akan tetapi Irene telah mencoba untuk membatalkan perkataan Yesus. Memangnya siapakah Irena Handono ?



Dia hanyalah manusia berdosa yang telah tahu dirinya tidak akan selamat..

Yesus adalah Tuhan seperti yang telah Dia katakan sendiri. Walaupun Anda tidak mengakui Dia sebagai Tuhan, Dia tetaplah Tuhan.. Oleh Dia langit dan bumi ini diciptakan.. Mengatakan pula bahwa Yesus hanyalah nabi biasa jelas adalah salah. Dalam Injil Yesus mengatakan bahwa Dia lebih besar dari Sulaiman (Salomo), lebih besar dari Daud, dari Yunus bahkan dari Musa dan Abraham. Lihatlah nasib bangsa Israel yang tegar tengkuk dan keras hati.. Banyak nabi telah mereka bunuh mulai dari Habel sampai Zakharia.

Puncaknya adalah membunuh Yesus yang adalah Mesias, penyelamat umat manusia, penggenap janji Allah  kepada  Abraham.  Mereka  telah  menanggung  akibatnya  di  mana  bangsanya  dicerai-beraikan selama kurang lebih 2000 tahun. Baru pada tahun 1948, bangsa Israel berdiri kembali sebagai negara yang sampai dengan saat ini tidak aman hidup di negerinya. Kalau anda tetap mengatakan bahwa Yesus bukan seorang utusan Allah atau bukan seorang Nabi anda, maka anda dan pimpinan gereja anda harus mengabdi.



Yang kedua adalah praktek Kristenisasi.

Ada  beberapa  bukti  dan  fakta  Kristenisasi  yang  diberikan  mulai  dari  pemaksaan  sampai  dengan pembodohan intelektual.. Pokoknya beragam dan ini amatlah berbahaya menurutnya.. Saya melihat ini dengan terkaget-kaget dan bengong.. Apakah benar itu semua ?

Yang ingin saya tanggapi praktek-praktek seperti itu adalah salah bahkan dosa. Setiap umat Kristen entah itu  Pendeta atau jemaat biasa yang melakukan pemaksaan kepada orang lain  untuk percaya kepada Yesus entah melalui sogokan duit, ancaman pedang dan lain-lain telah melanggar ajaran dan teladan   Yesus  dan  para  murid..  Mereka  pasti  berdosa  karena  telah  menindas  kehendak  bebas seseorang...  Masalah iman adalah masalah hati yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun.. Dengan demikian adalah salah  dan dosa pula bila ada orang yang menindas seseorang yang dengan kemauan bebasnya memilih untuk percaya dan mengikuti Yesus.. Pekerjaan Yesus adalah menginjili.. Demikian pula dengan para muridmuridNya..



Pengijilan adalah memberitakan kabar  baik  dan kabar  keselamatan..  Yesus  keluar masuk  kampung, mengadakan mukjizat, mengusir setan dan roh jahat hanya untuk membuat orang percaya kepada Dia.. Tidak pernah Yesus memaksa orang untuk percaya dan menerima Dia.. Bahkan jika banyak orang yang menentangnya maka Dia akan menyingkir dari mereka..Mendengar  berita  Injil  bukanlah  bencana  bagi  Anda  tapi  mengajak  anda  untuk  mengambil  sikap terhadap keselamatan yang sudah disediakan Allah bagi setiap manusia. Penginjilan tidak sama dengan pemberitaan  atau  syiar  agama  karena  Yesus  tidak  datang  membawa   agama  tetapi  membawa keselamatan.. Dengan demikian jangan samakan pula pengijilan dengan Kristenisasi.. Pengijilan yang benar adalah sekedar memberitakan bahwa dalam Yesus ada keselamatan.. Dan  ini menjadi panggilan  setiap kami  yang  percaya  agar  semakin banyak jiwa  yang  selamat.. Arti keselamatan adalah tidak pernah merasakan panasnya neraka setelah mati alias langsung masuk surga.. (saya tahu anda umat Islam tidak memiliki keselamatan karena anda percaya bahwa untuk anda telah tersedia kapling di neraka)..



Saya telah memilih untuk percaya kepada Yesus dan saya tahu saya akan selamat.. Iman saya kepada Yesus tidaklah tergoyahkan.. Walaupun anda memberi isi dunia ini agar saya menukar dan menyangkal iman saya, itu akan menjadi sia-sia.. Mustahil saya murtad dari Yesus Kristus, juruselamatku..

Kalau saya memaksa anda untuk percaya kepada Yesus maka saya berdosa dan hal ini tidak mau saya

lakukan..  Terserah  anda, jika  percaya maka  saya  bersyukur satu jiwa  telah selamat  sedangkan  jika menolak maka saya tidak menanggung nyawa anda..Oleh karena itu, mengingat siksa neraka yang mengerikan, selidikilah dengan akal sehat : "Apakah benar bahwa di dalam Yesus ada keselamatan.?"



Yang ketiga tentang Paulus..

Ibu  Hj.  Irene  Handono  mengutip  secara  sembarangan  ayat  Roma  3:7  yang  berbunyi  :  "Tetapi  jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?" Ayat ini dia pakai untuk membuktikan bahwa penginjilan adalah perbuatan dusta Paulus atau Paulus membolehkan melakukan dusta.



Mendengar ini saya menjadi sedih bahkan amat sedih.. Jika tentang ke- Tuhan-an Yesus saja, dia telah menunjukkan bahwa dia tidak memahami Injil, masihkah anda percaya bahwa kutipan di atas adalah penafsiran   yang  benar  ?  Lalu  bagaimana  jika  saya  secara  sembarangan  (tidak  melihat  konteks) mengambil ayat  lainnya pada surat yang sama yang berbunyi : "Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus." Ayat ini ada pada Roma 9:1.. Ibu Irene sama sekali tidak memahami Injil walaupun dia adalah mantan biarawati.. Saya tahu persis apa yang ada dalam biara itu.. Seorang suster  tidaklah memahami Injil dan Alkitab dengan benar tetapi sangat manut mengikuti tradisi ordo dan agamanya.

Roma 3:7 janganlah dipahami seperti itu.. Paulus bukan melakukan dusta tetapi oleh orang lain dia dianggap berdusta.. Karena dianggap berdusta maka dia dihakimi sebagaimana orang berdosa.. Paulus tidak pernah menginjili lewat dusta atau mengajari hal seperti itu.. Ini hanyalah masalah gaya bahasa.. Jika anda menganggap pengijilan adalah dusta, itu adalah pilihan anda..Terserah  ..!!  Toh,  akibatnya  anda  sendiri  yang  tanggung..  Makanya  saya  mengajak  anda  untuk menyelidiki  keselamatan itu.. Tapi yang lebih penting adalah beroleh dulu keselamatan yaitu dengan percaya kepada Yesus baru menyelidiki tentang kebenarannya..

Sebaiknya begitu karena keselamatan saat ini lebih penting dari kebenaran yang diperoleh kemudian hari.. (siapa tahu besok sudah terlambat karena maut telah menjemput).

++ Anda mencoba untuk menyelamatkan Paulus yang menjadi Imam anda dengan mengatakan bahwa paulus hanya dituduh berdusta padahal dia berkata benar tentang KeIlahian Yesus. Hal ini berarti bahwa ajaran Pauluslah yang menjadi dalil untuk menguatkan keTuhanan Yesus, bahwa Pauluslah  yang menjadi dalang dari sandiwara yang dia mainkan sehingga timbul pertikaian tentang ketuhannan Yesus, Pauluslah yang sudah merusak bait-bait Allah di dalam Al Kitab menjadi berbelok dan bertentangan dari yang aslinya, pantas banyak sekali terdapat pertentangan dalam masaalah KeIlahian Yesus di dalam Al Kitab anda, ternyata ajaran Pauluslah yang meracuni iman orang-orang seperti anda. Seorang manusia seperti Paulus menyimpulkan bahwa Tuhan adalah Yesus dan seorang manusia seperti Paulus menyimpulkan bahwa penyaliban Yesus demi penebusan Dosa umat manusia. Tentu saja anda tidak akan mengatakan bahwa Paulus adalah seorang pendusta, karena anda mengimani semua ajaran Paulus tersebut. Tetapi bagaimana anda dapat menyetujui ayat-ayat yang bertentangan dengan ajaran Paulus, sementara ayat-ayat yang bertentangan tersebut masih banyak tersebar di dalam Al Kitab Anda? Kalau anda tidak mengimani ayat-ayat berikut dibawah ini ;  maka  anda tidak dapat disebut sebagai seorang penganut Kristen yang sejati ; janganlah anda menuduh orang  Islam seperti Dedaat adalah munafik sementara anda masih bermain kartu dengan ayat-ayat di dalam kitab anda, tentu anda tidak suka disebut sebagai penganut Kristen yang munafik bukan?. Kenapa ayat berikut ini masih bercokol di dalam al kitab anda?

Bukan setiap orang yang berseru kapada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga(21). Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mukjizat demi nama-Mu juga?(22). Pada waktu itulah Aku (Yesus) akan berterus terang kepada mereka dan berkata: “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada -Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!(23)”. ( Matius 7 : 21-23)

Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satusatunya
Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus”.

Kalau  di  tela’ah  makna  dari  ;Yohanes  17:3  ,  ternyata  bahwa  umat  Yesus  pada  awalnya  sudah mengikrarkan lafal-lafal kalimat tauhid “ tidak ada Tuhan selain Allah dan Yesus adalah utusan Allah”. Sementara kalau ditela’ah makna dari , Matius 7 : 21-23, ternyata bahwa pengampunan dosa terhadap orang-orang mempercayai Yesus sebagai Tuhan “tidak benar sama sekali” .
Itu berita  bohong  dari  Paulus, Paulus  sudah menjerumuskan  seluruh umat kristen  katolik  kedalam neraka jahanam di akhirat nanti. Mereka yang menyeru dan mengagung-agungkan Yesus sebagai “Tuhan Yesus” ternyata tidak menolong mereka sama sekali. Yesus sama sekali tidak mengenal mereka, Yesus merasa asing terhadap  umat kristen yang sudah berseru “ Tuhan Yesus”, kami sudah mengakuiMU sebagai Tuhan “ ampunilah dosa  kami”, “masukkanlah kami kedalam syorga di KerajaanMU”. Tetapi seruan mereka sia-sia belaka , “Kasihan sekali kita pada mereka”.

Aneh bukan? Kok ayat-ayat yang bertentangan tersebut masih bertengger di dalam al kitab  anda? Kenapa  anda  dan  para  pimpinan  gereja  anda  masih  mengintruksikan  kepada  pengikutnya  untuk  “ mengembalikan domba-domba yang tersesat”? Siapakah yang anda maksudkan sebagai domba tersesat itu?  Apakah  anda  mengira  bahwa  umat  islam  adalah  domba-domba  itu?  Cobalah  anda  tunjukkan dengan bersumpah di hadapan Allah, ayat Al Qur’an mana yang sesat itu? Semoga anda dilaknati Allah di dunia dan di akhirat kalau anda berani melakukannya.

++  Hj.  Irene  Handono  adalah  seorang  ibu  yang  baik  dan  lemah  lembut..  Tutur  katanya  sudah menunjukkan  hal  itu..  Di  biaranya  dulu  dia  belum  memperoleh  keselamatan  karena  bila  demikian mustahil dia murtad dari imannya kepada Yesus.. Dia tidak pernah menjadi seorang Kristen sejati.. Jika sudah memiliki surga bersama Yesus maka hanyalah orang bodoh mau menerima neraka di balik Islam.. Sayang  sekali  kecerdasannya digunakan  untuk  mencelakai dirinya  sendiri dan orang lain..  Dia tidak memilih untuk menyelidiki secara lebih mendalam ajaran Kristen sejati yang berdasarkan Alkitab.. Itulah pilihannya, mau bilang apa lagi ? Tetapi anda yang membaca tulisan ini, apakah pilihan anda ?

++ Seorang biarawati yang cerdas sudah masuk Islam. Hebat ! ternyata seorang Irene Handono telah memanfaatkan akal sehatnya mencari kebenaran sejati. Hanya domba-domba yang bodoh saja yang masih  tetap terbelenggu dalam kebodohannya, domba-domba yang tidak berakal akan tetap berada dikandangnya   demi  mengharapkan  jatah  makan  seadanya  dari  tangan  penggembala  yang  selalu mengawasinya, domba-domba yang bodoh tentu tidak akan mengetahui bahwa dia sudah tersesat dan terperangkap  dikandangnya dan pada suatu saat dia akan disembelih oleh sang penggembala. Tetapi seorang Irene Handono adalah tipe seekor domba yang sangat cerdas, bahkan lebih cerdas dari pada penggembalanya.  Irene  Handono  memperlihatkan  pelajaran,  bagaimana  seekor  domba  yang  pintar telah berhasil menyelematkan dirinya dari jalan yang sesat. Apakah Irene Handono masih dapat disebut sebagai domba yang tersesat, setelah dia berhasil  menyelamatkan diri dari kejaran penggembalanya yang jahat? Tidak ada seorang islampun yang membisikan kepada Irene Hadono untuk pindah ke agama Islam apalagi memberikan dakwah tentang islam kepadanya .  Justru beliau masuk Islam setelah dia diberi kesempatan pendidikan pasturan untuk memperdalam Al Kitab oleh pimpinan Gerejanya. Namun setelah  mendalami  makna  di  dalam  Al  Kitabnya,  beliau  bukannya  bertambah  cerdas  bahkan  tidak bertambah  keimanannya.  Sebaliknya,  semakin  dipelajarinya  maka  beliau  semakin   bingung  karena banyak sekali terdapat ayat ayat di dalam Al Kitabnya yang tidak sesuai akal sehatnya, banyak pula ayat- ayat yang tidak bersesuaian satu sama lain bahkan bertentangan. Irene Handono seperti seorang yang haus   lalu  meminum  air  laut,  makin  diminum  ternyata  makin  terasa  haus.  Beliau  ibarat  melihat fatamorgana di  tengah padang pasir , setelah didekati ternyata tidak ada sama sekali. Menurutnya , Ajaran Kristen hanya fatamorgana belaka, bayang-bayang kosong yang tidak jelas ujudnya. Keputusan Irene Handono untuk memilih  Islam memakan waktu yang cukup lama bahkan lebih dari 7 tahun. Keputusan yang beliau ambil untuk memilih Islam sebagai pegangan hidupnya, tentu saja, setelah beliau mempelajari dengan tekun sekali dari hasil perbandingan kedua agama Kristen dan Islam.
Beliau tentu mengalami perjuangan yang berat dalam mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan hati  nurani  dan akal sehatnya. Tidak ada paksaan dalam beragama , begitulah prinsip beliau. Beliau mendapat petunjuk dari Allah bukan hanya dengan berdoa semata tetapi hasil dari telaah yang sangat rumit dan pemikiran  yang sangat cemerlang sesuai dengan kecerdasan yang dianugrahkan oleh Allah kepada beliau.

Cobalah Anda selidiki berapa banyak orang-orang hebat dari umat kristen yang masuk islam seperti mantan  pastor  atau biarawati  ? Jawabannya, bukan karena  orang islam  yang  memberikan  dakwah kepada mereka, tetapi mereka sendirilah yang memamfaatkan kemampuan berpikirnya untuk mencari kebenaran   sesuai    dengan   akal   sehat   dan   hati   nuraninya.   Mereka   adalah   orang-orang   yang mempergunakan akalbudinya terbebas dari belenggu dogmatis.
Orang-orang yang masuk ke agama islam dari kalangan umat Kristen adalah yang berasal dari orang- orang yang menggunakan akal sehatnya , mereka itu menduduki posisi yang kuat di gereja seperti pastor dan biarawati.  Mereka mengambil keputusan setelah mempelajarinya dalam waktu yang relatif lama dan matang. Mereka tidak menggunakan ilmu katak yang melompat ketika terpaksa. Dapatlah diambil kesimpulan bahwa ayat-ayat di dalam al kitab anda itu banyak yang tidak dimengerti oleh orang-orang yang mampu menggunakan akal sehatnya, atau sebaliknya dimana ayat-ayat di dalam al kitab anda hanya sanggup diikuti oleh orang yang patuh dan takut tetapi tidak menggunakan pikiranya.

Dan setelah seorang Irene mempelajari ayat-ayat Al Qur’an, dia sangat memahaminya dan mendapat petunjuk yang benar. Jadi ayat-ayat AL Qur’an itu mudah dipahami oleh orang-orang yang mempunyai akal  dan  hati   nurani  yang  bersih  ,  ikhlas,  jujur,  selalu  mencari   kebenaran  dan  berdoa  untuk mendapatkan  keselamatan  dalam hidupnya di dunia dan di  akhirat. Sebaliknya kenapa orang islam berpindah ke agama  Kristen? Jawabannya bermacam-macam tetapi yang jelas bukan karena mereka memandang agama Islam itu tidak benar, tetapi hasil dari kelicikan dakwah anda yang membuat mereka jadi terperdaya.
Namun kalau anda selidiki siapa-siapa saja orang islam yang murtad itu, kebanyakan mereka berasal dari orang-orang  yg  miskin, orang-orang  yang  terpedaya oleh informasi  yang menyesatkan, atau orang- orang yang terpaksa oleh keadaan (perkawinan, pekerjaan, atau karena balas budi). Orang islam yang mempelajari  ilmu  Al Qur’an lebih dalam sesuai dengan akal sehatnya, maka tidak mungkin mereka tergoda oleh bujukan anda.

Tidak ada komentar: