Rabu, 18 Januari 2012

KRISTEN MENUDUH-MUSLIM MENJAWAB 3

++ Umat Islam mempercayai yesus atau Isa a.s hanya sebatas dia sebagai manusia pilihan Allah untuk menyampaikan  ayat-ayatNya.  Orang  Islam  menghormati  Isa  a.s  sebagai  Rasul  Allah  sama  dengan menghormati para nabi yang lainnya seperti Musa, Idris, Yunus, Ibrahim, dan nabi Muhammad dan para nabi lainnya.

++ Pada zaman Yesus sudah ada orang-orang seperti mereka, yang mendengar perkataan Yesus dan menyelidiki kitab suci tapi tetap tidak percaya kepada Dia. Saya menilai Deedat, KH BM

dan ahli Kristologi lainnya adalah orang orang yang paling bebal sedunia.

++  Seorang  Deedat,  KH  BM  dan  ahli  Kristologi  lainnya  menentang  ajaran  Kristen  bukan  karena kebenciannya  kepada  umat  Kristen  tetapi  lebih  kepada  tuntutan  hati  nuraninya  yang  tidak  bisa menerima  ketidakbenaran suatu ajaran sesuai dengan akal sehatnya bahkan di dalam ajaran itu dia menemukan banyak sekali pertentangan-pertentangan. Jadi seorang Deedat tidak akan pernah berhenti untuk mencari dan  membuktikan suatu kebenaran yang datang dari sisi Tuhannya. Untuk mendebat seorang Deedat maka  diperlukan suatu dalil-dalil yang kuat baik dalil Ilahi maupun dalil akal dan dalil hati  nurani.  Berdebat  merupakan  suatu  cara  untuk  menguji  suatu  nilai  kebenaran  yang  dilakukan dengan pemikiran jernih dan jauh dari prasangka buruk.

++ Yesus sangat mengecam orang-orang seperti ini. Yang pertama : Yesus mengatakan mereka munafik,

"Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu." (Mat 7:5).


Orang-orang munafik sangat sulit untuk percaya dan sok merasa benar. Mereka menyelidiki Injil tetapi tetap tidak percaya kepada Yesus, padahal banyak sekali ayat dalam Injil yang mengatakan siapa yang percaya akan memperoleh hidup kekal.

++ Orang seperti Deedat tidak dapat dimasukkan sebagai orang yang munafik, karena orang munafik adalah  orang yang tidak bersesuaian antara hati nuraninya dengan kata-katanya atau perbuatannya. Sementara  seorang deedat mempunyai keteguhan hati yang sesuai dengan keyakinan akal sehatnya. Seorang Deedat akan selalu siap berdebat dengan siapapun demi mempertahankan keyakinan logikanya itu.   

Kepercayaan  atau  keimanan  seseorang  terhadap  sesuatu  tidak  dapat  dipaksakan  dengan  cara apapun. Sebelum seseorang menjatuhkan pilihan terhadap apa yang akan diimaninya itu, maka dia akan mencoba menguji kebenaran dari nilai-nilai tersebut. Setelah beberapa tahap penilaian dan pengujian tersebut bersesuaian dengan logikanya  serta  bukti-bukti yang logis, maka dia akan masuk ke dalam tahap keyakinan. Setelah dia memperoleh  keyakinan maka dia akan membuktikan keyakinannya itu dengan berbagai cara termasuk dengan cara perdebatan.

Dalam perdebatan dia akan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas demi memperkuat argumentasinya untuk menjawab seluruh pertanyaan serta membuang jauh-jauh perasaan iri , dengki atau sifat munafik yang akan membelunggu kebebasannya dalam berpikir.

++ Yang kedua : mereka adalah anak-anak Iblis... Yesus mengatakan orang yang tidak mengerti perkataanNya adalah anak Iblis,



"Iblislah yang menjadi bapamu... Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku." (Yoh 8:44,43)...



Demikianlah Iblis telah membutakan orang-orang itu...

Jadi saudaraku yang muslim, hentikan saja membaca buku-buku mereka...

++ Pencarian dan pembuktian suatu kebenaran merupakan proses yang berlanjut terus tanpa dapat dihentikan oleh siapapun juga bahkan diri sendiri tidak akan mampu mencegahnya.
Manusia diciptakan Tuhan dengan kemampuan akal yang sempurna sehingga dia akan selalu mencari kebenaran dan sekaligus berusaha untuk membuktikan kebenaran itu.
Namun Iblis akan selalu mencegah manusia untuk memperoleh kebenaran bahkan Iblis akan  selalu
menggoda  manusia  agar  tetap berada  dalam  kesesatan dan kegelapan.  Hanya  manusia  yang  tidak mempunyai  akal  sehat  dan  tidak  memiliki  kebebasan  berpikir  yang  menerima  keyakinan  yang dipaksakan  kepadanya. Anda termasuk orang-orang yang menelan unsur dogmatis itu , tanpa anda cerna  sebelumnya  sehingga  pemikiran  sehat  anda  sudah  dibutakan  oleh  iblis,  karena  anda  sudah membelenggu Akal-budi anda sendiri.

++ Iblis yang akan memperoleh keuntungan karena melalui mereka anda ditarik untuk tidak datang kepada Yesus... Tapi jika anda masih tetap mempercayainya, saya cuma katakan :
Jika terang yang ada padamu adalah kegelapan, betapa gelapnya kegelapan itu. Saran saya : bacalah Injil,  selidikilah dengan hati yang jujur, singkirkan 'balok' yang ada di matamu maka selubung hatimu akan terlepas...
Satu hal yang perlu saya tegaskan : Nubuat tentang Yesus, mulai dari kelahiran, ke-Ilahian, mukjizat,
penyaliban, penebusan, kebangkitan sampai dengan berita Injil ke seluruh bangsa semuanya ada dalam kitab Perjanjian Lama (PL). Kitab PL adalah kitab suci umat Yahudi.

Ke-Ilahi-an Yesus, kematian dan kebangkitan-Nya Pada halaman depan, sudah saya jelaskan ke-Ilahi- an Yesus berdasarkan Alkitab. Ternyata setelah saya mempelajari ayat Al Quran tentang Yesus, rupanya tidak  ada  yang        bertentangan.  Al  Quran  mengatakan  Isa  adalah  Roh  Allah  dan  Firman-Nya  yang menjelma menjadi manusia sempurna (dari surah Maryam 19:17 dan An Nisa 4:171). Ini selaras dengan apa yang ada dalam Alkitab. Gelar Anak Allah diberikan karena Isa berasal dari Allah (Roh dan Firman- Nya). Bukan berarti  Allah punya istri lalu punya anak. Itu adalah pemikiran yang dangkal/bodoh dan iman Kristen sama sekali tidak menerima itu....

++ Baiklah kita mambahas ayat-ayat Al Quran yang anda coba ambil untuk memperkuat  argumentasi anda tentang keyakinan anda bahwa Yesus adalah Tuhan sesuai dengan al kitab anda.

“maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. (qs Maryam 19:17).

Kontek ayat tersebut tidak berdiri sendiri tetapi terkait dengan beberapa ayat sebelum dan sesudahnya. Ayat ini menceritakan tentang dialog antara Maryam dengan Malaikat Jibril sebagai utusan (roh) dari Allah secara langsung yang berujud sebagai manusia sebenarnya.
Ayat ini tidak menggambarkan atau tidak menjelaskan tentang ke Ilahian Yesus seperti yang ada dalam pikiran anda, anda salah dalam mengambil ayat Al Quran untuk memperkuat nubuat anda bahkan anda telah  memutar  balikkan  kebenaran  ayat  al  Quran  demi  untuk  memenuhi  kebutuhan  anda  yang dipaksakan.
Coba anda baca lagi ayat-ayat dari kelanjutan surat Maryam tersebut diatas ;

“ Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (qs 9:16), maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia
menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna (qs 9:17). (Maryam
berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa" (qs 19:18). Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci"(qs 19:19). Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina (qs 19:20)!" Jibril berkata: "Demikianlah. Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. (qs 19:21)" Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan di ri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh (qs 19:22).”

Ayat-ayat di dalam surat Maryam tersebut merupakan dialog antara Malaikat Jibril dengan Maryam sebelum kelahiran Isa atau Yesus, bukan tentang keIlahian Yesus seperti yang ada dalam pikiran anda. Bahkan dalam ayat  tersebut jelas-jelas dinyatakan bahwa Isa adalah calon bayi yang akan dikandung oleh Maryam. Begitulah Allah menyampaikan berita kepada Maryam tentang bakal calon bayinya , yang menyumpai secara langsung adalah roh  Allah berujud Malaikat Jibril seperti yang tercantum di dalam dialog pada ayat 19:22.
Apakah anda berpikir bahwa Allah akan lahir kedunia dari rahim seorang perempuan kemudian akan muncul  kedunia  melalui  kemaluan  seorang  perempuan  sebagaimana  anda  pernah  dilahirkan  dulu? Kemudian  setelah  itu  anda  menyembahnya  dan  minta  keampunan  dosa  kepadanya?  (kalau  anda berpikiran seperti itu, maka anda sudah keterlaluan menghina Allah).
Kemudian anda juga memperkuat nubuat anda dengan ayat al quran lainnya yaitu surat
An Nisaa’ ayat 171. BERSAMBUNG

Tidak ada komentar: